HP dan BB hemat di luar negeri

59676_blackberry_storm

Teknologi memang sangat menguntungkan, harganya pun semakin lama semakin terjangkau. Tapi itu membuat ketergantungan pemakainya. Sebelum handphone diciptakan, saya sudah traveling ke mana-mana dan rasanya aman-aman aja. Sekarang setelah punya handphone, apalagi blackberry, ketinggalan atau abis batere aja bikin blingsatan. Tingkat “ketergantungan” dengan facebook dan twitter pun meninggi, rasanya gatel nggak bisa pasang status atau liat timeline dengan cepat. Emangnya enak saya dimarahin NTers karena ga bales email/twitter atau telat pengiriman merchandise? *curcol*. Padahal kalau traveling di luar negeri ga bisa seenaknya konek ke internet terus menerus. Untunglah saya kreatif sehingga menemukan berbagai macam cara berhemat HP dan BB di luar negeri. *eh kok muji diri sendiri*

 

Berikut adalah tips untuk penggunaan HP di luar negeri:

Pertama, pastikan dulu SIM Card GSM (bukan CDMA) Anda sudah bisa international roaming dengan cara menghubungi customer service dari provider HP Anda masing-masing. Ada yang mengharuskan deposito, ada yang harus direct debit dari kartu kredit, ada yang boleh dengan hanya mengisi sejumlah pulsa, atau harus SMS ke nomor tertentu. SIM Card paska bayar biasanya bertarif lebih murah dalam berkomunikasi daripada pra bayar, hanya saja untuk international roaming lebih ribet karena takut pemakainya kabur nggak bayar.

Kedua, cek situs provider HP Anda bagian international roaming dan perhatikan negara yang dituju. Setiap provider memiliki kerja sama dengan provider tertentu di luar negeri. Dengan kerja sama itu maka harga komunikasi akan lebih murah. Maka set HP Anda dengan Network Selection Mode yang Manual dan pilih berdasarkan provider yang telah disebut bekerja sama. Biasanya sih mereka sudah bekerja sama dengan seratusan lebih negara luar. Saya sendiri cuman nemu 1 negara yang pernah saya kunjungi tapi tidak ada kerja sama dengan provider saya di Indonesia sehingga HP saya mati total, yaitu Republik Palau.

HP kita di luar negeri untuk dipake telepon memang mahal, baik menerima apalagi menelepon, jadi bertahanlah dengan menggunakan SMS. Kalau ada yang telepon dari nomor Indonesia, saya aja langsung matiin. Kalau ada SMS, baru saya balas, itu pun yang penting-penting aja. Penting juga punya HP yang bisa di-lock dengan benar sehingga nggak tiba-tiba kepencet sendiri dan “menelepon” sesukanya. Saya pernah kena charge ratusan ribu karena punya HP butut yang suka mencet sendiri di luar negeri! Mau komplen juga nggak bisa karena di billing tertulis tanggal, jam, dan lama “menelepon”. Kalo merasa penting ngomong lama ke Indonesia, saya melakukannya lewat internet aja, seperti via Yahoo Messenger atau Skype, malah bisa sekalian video call dari webcam.

Kalau lagi jalan ke luar negeri, paling irit memang dengan menggunakan SIM Card lokal. Itupun worth it kalo jalan lebih dari seminggu. Hanya saja tidak semua negara seperti Indonesia yang beli SIM Card tinggal pergi ke toko, beli kartu pra bayar, pasang di HP, dan langsung nyala. Seingat saya yang bisa kayak gitu cuma di Filipina dan Thailand. Sialnya di Thailand karena masalah bahasa jadi bikin sulit untuk beli dan isi ulang. Di Singapura, Malaysia, Kamboja, Eropa, bisa beli SIM Card pra bayar tapi harus di kantor provider selular setempat dan harus menunjukkan paspor.

Di Jepang dan Korea Selatan aneh banget. Kalo mau beli SIM Card lokal kita kudu beli sekalian sama HPnya karena sistem HP mereka adalah berlangganan sekalian dengan HP. SIM Card Indonesia bisa nyala di Jepang, asal HP Anda memiliki fasilitas 3G. Kalau tetep kekeuh mau punya HP, paling gampang ya sewa di bandara. Harganya gila sih, nyewa di Seoul sekitar Rp 300 ribu sehari.

Di India dan Nepal bisa beli SIM Card prabayar tapi lebih ribet lagi. Kita kudu isi formulir, fotokopi paspor, ngasih pas foto, dan harus ada surat rekomendasi dari orang lokal! Yang ada saya sampe lari-lari dulu cari tukang fotokopi dan nge-print foto. Surat rekomendasinya sih saya minta aja dari resepsionis hotel tempat saya nginep dan kongkalikong bilang bahwa saya tinggal di sana lama.

Berikut adalah tips penggunaan BB di luar negeri:

Terus terang, saya paling sebel sama orang yang BBM-an terus menerus sampe tidak mempedulikan sekitar – apalagi kalo pas traveling! Gilanya lagi, kalo BB nggak nyala orang bawaannya mau ngamuk aja. Jadi berjanjilah untuk menggunakan BB di luar negeri dengan bijaksana ok?

Paling murah adalah membeli SIM Card pra bayar lokal, hanya saja tidak semua SIM Card luar negeri menyediakan fasilitas blackberry pra bayar yang harian/mingguan/bulanan. Atau sebenarnya sih ada, cuman karena masalah bahasa yang ribet kita jadi nggak tahu penggunaannya. Filipina, Singapura dan Malaysia termasuk yang mudah dalam berlangganan BB ketengan, tinggal SMS sesuai paket dan diingini dan akan dikurangi dari jumlah pulsa. Makanya penting bertanya kepada penjual SIM Card tentang cara berlangganan BB, jadi belilah di toko provider-nya langsung karena mereka lebih berpengetahuan.

Kalau malas beli SIM Card lokal, untuk dapat harga termurah pake BB, pergilah ke situs provider HP Anda dan cek negara mana saja yang bisa blackberry international roaming. Bagus kalau ada yang kasih fasilitas gratis BB roaming, tapi itupun terbatas hanya sekitar 7 negara yang tergabung. Terakhir saya ke Jepang malah dapat BB roaming gratis selama 9 hari pertama dari provider saya, itupun harus BB yang 3G. Di luar itu kadang ada paket harian seharga Rp 25 ribu/hari unlimited atau harga yang dipatok Rp 25/kb. Tapi ingat, kalau dihitung per kb jangan jor-joran browsing yang berat dan lihat/pasang foto. SIM Card paska bayar mendapat keuntungan lebih daripada pra bayar, bisa lebih lama jumlah hari gratisnya atau bahkan yang gratis itu hanya terdapat di paska bayar saja.

Kalau negara yang mau Anda kunjungi tidak ada dalam daftar blackberry international roaming, maka untuk koneksinya gunakanlah Wi-Fi. Jadi pastikan jenis BB Anda punya fasilitas Wi-Fi. Paling penting sebelum berangkat ke luar negeri setting dulu di Manage Connections –> Mobile Network Options –> klik Off While Roaming. Bila roaming BB nyala selama di luar negeri, alamat bayarnya muahal. Teman saya ke Thailand 3 hari aja bayarnya sampe jutaan. Data service BB itu memang jahat harganya di luar negeri, jadi koneksi BB ya lewat Wi-Fi aja. Bagus kalau dapat Wi-Fi tanpa password jadi nggak usah tanya-tanya lagi. Pake Wi-Fi ini bisa juga kok untuk BBM, browsing, twitter, facebook, dll.

Anyway, kalau mau irit banget dan ga ribet, ya matikan saja HP dan BB Anda. Berani? Hehe..

 

Source :

http://naked-traveler.com

Comments (3)Add Comment
0
...
written by NIKY, December 21, 2011
gimna ya klo aktifin bbm klo menggunakan wifi klo di eropa....
thanks bevoo
0
...
written by neki irfan, February 09, 2014
aqw mw beli hpx
0
...
written by desapri, April 08, 2014
iya saya pernah coba juga.. harga di luar negri lebih murah
httlp://nakalama-adventure.com

Write comment

busy
PT. Fortune Travindo (a subsidiary of PT. Fortune Indonesia, Tbk.)
Menara Imperium LG 28, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta 12980 - Indonesia
T: (+62 21) 8370 1118 F: (+62 21) 8370 1113 E: info@etravindo.com